pembacasetia.com, Kukar – Komitmen Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam mendukung pengembangan olahraga kembali ditegaskan melalui penyerahan bantuan sarana dan prasarana olahraga. Program ini menjadi bukti nyata pemerintah dalam membangun atlet-atlet berprestasi sejak usia dini.
Kabid Peningkatan Prestasi Dispora Kukar, Zukran, memimpin penyerahan bantuan berupa bola sepak, bola voli, dan net di Kantor Dispora Kukar pada Selasa (20/8/2024).
Zukran menegaskan bahwa ini bukan kali pertama Dispora Kukar memberikan bantuan serupa. Sebelumnya, bantuan juga telah disalurkan ke berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) dan klub olahraga di Kukar. Penyerahan tersebut dilakukan sesuai dengan kebutuhan yang diajukan oleh masing-masing penerima.
“Kami selalu berusaha memastikan bahwa setiap SSB dan klub olahraga mendapatkan sarana dan prasarana yang mereka perlukan. Kami ingin memastikan mereka bisa terus berkembang dan berlatih dengan fasilitas yang memadai,” tutur Zukran.
Selain bantuan sarpras, Zukran menegaskan bahwa Dispora Kukar juga siap memberikan dukungan lebih luas, termasuk dalam bentuk dana untuk mengikuti kompetisi di luar daerah. Dukungan ini bertujuan memotivasi para atlet untuk terus berprestasi dan berkembang, dengan syarat proposal yang diajukan sesuai dengan kebutuhan.
“Dispora Kukar siap membantu, baik dalam bentuk dana untuk mengikuti lomba di luar daerah, maupun dukungan fasilitas lainnya,” terang Zukran, seraya menegaskan bahwa pihaknya akan berusaha memberikan yang terbaik bagi para atlet.
“Kami hanya meminta mereka untuk mengajukan proposal sesuai kebutuhan, dan kami akan berusaha memberikan yang terbaik,” ujar Zukran.
Bantuan ini merupakan bagian dari ‘Program 1.000 Bola untuk Anak Kukar’, yang bertujuan mendukung pembinaan atlet usia dini di Kukar. Zukran menjelaskan bahwa pembinaan atlet tidak dapat dilakukan secara instan. Dibutuhkan waktu lima hingga sepuluh tahun untuk melihat hasilnya.
“Karena dari SSB itulah potensi-potensi bibit atlet sepak bola ditempa. Pembinaan usia dini harus dilakukan dengan baik, karena ini adalah investasi jangka panjang untuk prestasi olahraga Kukar,” ungkapnya.
Zukran menambahkan bahwa program ini terinspirasi dari kesuksesan Muhammad Taufany Musluhuddin, pemain sepak bola asal Kukar yang berhasil membawa Timnas Indonesia U-22 meraih medali emas di ajang SEA Games 2023 di Kamboja. Zukran, yang juga ayah dari Taufany, berharap agar program ini mampu melahirkan generasi atlet sepak bola berbakat dari Kukar.
“Taufany sejak kecil terus mengasah kemampuan mengolah bola, dan kami berharap Program 1.000 Bola ini dapat melahirkan Taufany-Taufany muda di masa depan,” pungkas Zukran.(Adv/Dispora Kukar)
