pembacasetia.com, Kukar – Di tengah riuh rendah Kejuaraan Mini Soccer antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kutai Kartanegara (Kukar). Ajang digelar Dispora Kukar ini telah mempertemukan 29 OPD yang tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga wahana untuk mempererat hubungan antarpegawai, memupuk semangat kerja sama, serta meningkatkan kebugaran jasmani. Salah satu sosok yang mencuri pandang dalam turnamen ini adalah Ade Suryana, Kepala Sub Bidang Laporan Keuangan Bidang Akuntansi BPKAD Kukar, yang sukses meraih gelar Pemain Terbaik meski usianya sudah menginjak 50 tahun.
Kejuaraan Mini Soccer antar OPD se-Kukar menjadi salah satu event yang paling ditunggu-tunggu oleh para pegawai di lingkungan pemerintah daerah. Tahun ini, sebanyak 29 OPD telah berpartisipasi dalam kompetisi tersebut, menunjukkan betapa besarnya antusiasme para pegawai untuk berkontribusi dalam kegiatan olahraga ini.
Turnamen ini juga menjadi ajang bergengsi bagi setiap OPD untuk unjuk kebolehan di lapangan hijau, sekaligus memperkuat solidaritas di antara para pegawai. Setiap pertandingan diwarnai dengan semangat juang yang tinggi, baik dari pemain maupun pendukungnya, menjadikan setiap laga sebagai tontonan yang menarik dan sarat akan sportivitas.
Salah satu momen dalam turnamen ini adalah penampilan cemerlang Ade Suryana, yang berhasil membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus berprestasi. Sebagai Central Midfielder dan kapten tim BPKAD, Ade memimpin timnya dengan dedikasi yang tinggi. Meskipun usianya telah mencapai 50 tahun, ia tetap tampil bugar dan penuh semangat, menunjukkan performa yang luar biasa di setiap pertandingan.
Penampilan Ade yang konsisten dan kemampuannya dalam mengatur ritme permainan di lapangan menjadi kunci keberhasilan tim BPKAD yang berhasil melaju hingga babak final. Meski harus puas sebagai runner-up setelah dikalahkan oleh tim Sekretariat Kabupaten Kukar, Ade tetap mendapat apresiasi tinggi dari banyak pihak dan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik turnamen yang dihelat Dispora Kukar itu.
Keberhasilan Ade dan tim BPKAD dalam turnamen ini tidak terlepas dari persiapan yang matang dan latihan rutin yang mereka lakukan. Dalam kesehariannya, tim BPKAD selalu berupaya memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk berlatih, bahkan menggunakan fasilitas fitness center yang tersedia di kantor untuk menjaga kebugaran.
“Kami berusaha memaksimalkan waktu untuk latihan bersama,” ujar Ade.
Ade Suryana mengungkapkan bahwa kerja keras dan kerja sama tim menjadi faktor utama yang mendukung pencapaian mereka dalam turnamen ini. Ia juga menekankan pentingnya komitmen dan semangat juang yang tinggi untuk dapat bersaing di ajang bergengsi seperti Kejuaraan Mini Soccer antar OPD.
Meski berhasil meraih prestasi gemilang, Ade menyadari bahwa regenerasi pemain di tim BPKAD menjadi hal yang tak kalah penting. Dengan semangat sportif, ia berharap generasi muda di instansinya dapat mengambil alih tongkat estafet dan membawa tim ke prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.
“Penghargaan ini bukan hanya milik saya, tetapi milik seluruh tim. Tanpa mereka, saya tidak mungkin bisa bermain sebaik ini,” tutur Ade.
Menurut Ade, fisik yang prima sangat penting dalam pertandingan sepak bola, dan ia berharap ke depan ada pemain-pemain muda dengan kondisi fisik yang lebih baik untuk memperkuat tim BPKAD. Evaluasi tim akan dilakukan sebagai persiapan untuk kompetisi tahun berikutnya, dengan harapan dapat tampil lebih solid dan kompetitif.
“Saya berharap tahun depan ada regenerasi pemain dengan fisik yang lebih bagus untuk menambah kekuatan tim,” terangnya.
Kejuaraan Mini Soccer antar OPD se-Kukar yang digagas oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar telah membuktikan diri sebagai kegiatan yang efektif dalam memupuk kebersamaan dan solidaritas antarpegawai. Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang untuk bersaing dan berprestasi, tetapi juga menjadi sarana yang baik untuk menjaga kesehatan dan kebugaran jasmani para pegawai.
Ade Suryana berharap kegiatan ini dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan kualitasnya di masa mendatang. Dengan begitu, turnamen ini dapat terus menjadi wadah positif bagi para pegawai untuk mengembangkan diri dan membangun hubungan yang lebih baik di lingkungan kerja mereka.(ADV/Dispora Kukar)
