Monday, June 15, 2026
HomeAdvertorialPencairan Dana Desa Tanpa Antrean Berkat Inovasi Si Pacarkuda di DPMD Kukar

Pencairan Dana Desa Tanpa Antrean Berkat Inovasi Si Pacarkuda di DPMD Kukar

pembacasetia.com, TENGGARONG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memperkenalkan aplikasi inovatif bernama Sistem Pencairan Keuangan Desa, lebih dikenal sebagai Si Pacarkuda, yang mulai diterapkan pada tahun 2023. Inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi proses pencairan Dana Desa.

Kepala DPMD Kukar, Arianto, menjelaskan bahwa aplikasi Si Pacarkuda telah mengubah wajah pelayanan di kantor DPMD. “Kantor kami kini jauh lebih sepi. Penerapan Si Pacarkuda telah menghapus antrean panjang dari aparatur desa yang sebelumnya ingin mengurus pencairan dana,” katanya.

Dari sebelumnya yang menggunakan sistem manual, yang mengakibatkan banyak aparatur desa harus antre berjam-jam, sekarang semua proses dapat dilakukan secara online. “Dengan sistem manual, kami sering kali harus lembur hingga malam untuk melayani semua permohonan,” ungkap Arianto.

Melalui Si Pacarkuda, semua pengajuan dana dapat dilakukan tanpa harus membawa dokumen fisik. “Kami telah menghilangkan penggunaan berkas kertas. Semua data dapat diinput langsung ke dalam aplikasi, sehingga menghemat waktu dan biaya perjalanan,” jelasnya.

Arianto menekankan pentingnya aplikasi ini bagi desa-desa yang terletak jauh dari pusat pemerintahan. “Contohnya, desa di Tabang yang harus mengirimkan lebih dari dua orang untuk mengurus pencairan secara manual ke Tenggarong. Biaya transportasi, konsumsi, dan akomodasi yang harus dikeluarkan bisa mencapai jutaan rupiah,” katanya.

Salah satu keunggulan Si Pacarkuda adalah kemudahan dalam memantau status pencairan dana. “Dengan sistem ini, kami bisa melihat secara langsung dokumen mana yang sudah lengkap dan mana yang belum. Jika terjadi keterlambatan di BPKAD, kami dapat segera menghubungi untuk mempercepat prosesnya,” tambahnya.

Meskipun awalnya ada penolakan dari beberapa aparatur desa, kini banyak yang sudah merasakan manfaat dari aplikasi ini. “Proses pencairan ADD-DD sekarang menjadi lebih cepat dan efisien. Semua pihak di pemerintah desa telah merasakan dampak positif dari inovasi yang kami luncurkan,” tutup Arianto. (Adv/DPMD Kukar)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments