Wednesday, June 10, 2026
HomeAdvertorialPeningkatan Produksi Perikanan di Kukar: Komitmen Pemerintah untuk Kemandirian Ekonomi Desa

Peningkatan Produksi Perikanan di Kukar: Komitmen Pemerintah untuk Kemandirian Ekonomi Desa

pembacasetia.com, TENGGARONG – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengalami kemajuan signifikan dalam sektor perikanan pada tahun 2023, menurut laporan terbaru dari Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Kukar. Produksi perikanan tangkap di Kukar tercatat meningkat sebesar 22%, mencapai 98.397 ton, dibandingkan dengan 80.748 ton pada tahun 2021. Sementara itu, produksi perikanan budidaya mengalami lonjakan yang lebih besar, naik 51% dengan total produksi mencapai 191.122,52 ton.

Kenaikan ini mengangkat nilai total produksi perikanan di Kukar menjadi Rp8,92 triliun pada tahun 2023, melompat dari Rp6,99 triliun pada tahun sebelumnya. Nilai Tukar Nelayan (NTN) juga menunjukkan tren positif dengan angka mencapai 103, mendekati target strategis yang telah ditetapkan.

Keberhasilan ini merupakan hasil dari komitmen Bupati Kukar, Edi Damansyah, yang berfokus pada pengembangan sektor perikanan melalui program Dedikasi Idaman. Program ini bertujuan untuk memberikan dukungan kepada lebih dari 25.000 nelayan dan pembudidaya ikan di berbagai desa di Kukar.

Di Desa Muara Enggelam, dampak positif dari program ini sangat terasa. Kepala Desa Muara Enggelam, Madi, melaporkan bahwa kegiatan perikanan kini menjadi sumber pendapatan utama bagi warganya. Lima pengepul ikan rutin membeli hasil tangkapan dari nelayan lokal untuk didistribusikan ke kota-kota besar seperti Banjarmasin dan Jakarta, serta sebagian diolah menjadi ikan asin. Selain itu, kegiatan pembudidayaan walet juga turut menyokong pertumbuhan ekonomi desa.

Arianto, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. “Kami berkomitmen untuk mendorong kemandirian desa melalui pemanfaatan potensi unggulan seperti perikanan, pertanian, perkebunan, dan pariwisata,” ungkap Arianto. Ia juga menekankan pentingnya dukungan sektor kesehatan dan lembaga keuangan mikro untuk mencapai kemandirian desa. “Kegiatan keuangan yang dinamis di tingkat desa adalah kunci keberhasilan kami,” tambahnya. Arianto berharap, dukungan yang tepat akan membantu masyarakat Kukar menjadi lebih mandiri dan berdaya saing dalam berbagai sektor ekonomi. (Adv/DPMD Kukar)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments