Wednesday, June 10, 2026
HomeDaerahTingkatkan Perekonomian Sektor Wisata, Lubang Bekas Tambang di Desa Loa Pari Akan...

Tingkatkan Perekonomian Sektor Wisata, Lubang Bekas Tambang di Desa Loa Pari Akan Diubah Jadi Tempat Wisata

Tingkatkan Perekonomian Sektor Wisata, Lubang Bekas Tambang di Desa Loa Pari Akan Diubah Jadi Tempat Wisata

Tenggarong, pembacasetia.com – Kecamatan Tenggarong Seberang diketahui memiliki banyak lubang bekas tambang tak terkecuali di Desa Loa Pari. Bahkan lubang tambang di Desa Loa Pari memiliki luasan yang cukup besar yaitu sekitar 34 hektare.

Lubang tambang itu pun rencananya akan dimanfaatkan oleh Pemerintah Desa (PemDes) sebagai objek wisata guna meningkatkan perekonomian warga di sektor pariwisata.

Kepala Desa (Kades) Loa Pari, I Ketut Sudiyatmika mengatakan bahwa danau yang akan ia ubah menjadi objek wisata itu merupakan yang terbesar di Kecamatan Tenggarong Seberang.

Dirinya pun mengaku jika pihaknya membuka pintu bagi para investor untuk menanamkan modal bagi objek wisata yang akan dibangun di desanya itu.

“Tapi mungkin perlu waktu, kami sih berharap ada investor. Tapi sepertinya investor ini kurang berani untuk masuk ke area pasca tambang. Jadi sekarang kita coba sendiri dulu, desa yang kelola,” ucapnya saat dikonfirmasi, Kamis (30/3/2023).

Selain itu, I Ketut juga mengaku potensi wisata danau di desanya itu akan sama saja dengan sejumlah tempat wisata lainnya yang ada di Kecamatan Tenggarong Seberang. Akan tetapi, ia tetap optimis, sebab diakuinya konsep dari wisata danau desanya itu akan memiliki nuansa yang berbeda.

“Sambil pelan-pelan kita kembangkan, konsep awalnya sih kita mau semua serba diatas air (Terapung),” ungkapnya.

I Ketut juga mengungkapkan bahwa untuk mengawali pengembangan wisata danau di desanya itu, PemDes Loa akan terlebih dulu membuka camping ground di lokasi tersebut sebab anggaran membangun wahana yang masih minim.

Disebutkannya, sebenarnya wacana mengubah danau pasca tambang menjadi objek wisata ini telah ada sejak beberapa tahun lalu.

Namun, pada saat itu aksesnya jalannya masih sulit, sehingga pihaknya lebih memilih fokus untuk membenahi infrastrukturnya terlebih dulu.

“Nah sekarang hanya sisa sedikit saja yang perlu kita benahi, jadi di tahun ini kita akan fokus kepada pengembangan wisata,” pungkasnya.

Ilustrasi lubang tambang yang akan diubah menjadi objek wisata (Istimewa).

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments