Thursday, June 11, 2026
HomeDPRD Provinsi Kalimantan TimurDPRD Kaltim Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Inklusif dan Keterlibatan Warga dalam Pembangunan Kukar

DPRD Kaltim Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Inklusif dan Keterlibatan Warga dalam Pembangunan Kukar

pembacasetia.com, Samarinda – Pembangunan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dinilai akan lebih berhasil jika disertai kepemimpinan yang inklusif dan keterlibatan aktif masyarakat.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Didik Agung Eko Wahono, usai pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kukar periode 2025–2031.

Menurut Didik, pembangunan bukan sekadar soal infrastruktur atau capaian fisik, tetapi juga menyangkut bagaimana masyarakat merasa dilibatkan dan didengar dalam setiap proses pengambilan keputusan.

Ia menyebut kepemimpinan yang hadir langsung di tengah masyarakat akan membangun kepercayaan dan memperkuat fondasi sosial daerah.

“Pemerintah tidak bisa hanya mengandalkan laporan dari bawah. Pemimpin harus hadir secara langsung, melihat, mendengar, dan merasakan apa yang dirasakan rakyatnya,” ujar Didik.

Ia menekankan bahwa banyak persoalan dalam pembangunan muncul karena kurangnya komunikasi dan minimnya ruang dialog antara pemerintah dan warga. Hal ini, menurutnya, bisa dicegah dengan pendekatan yang lebih terbuka dan partisipatif.

Didik menyarankan agar Pemkab Kukar lebih aktif dalam membangun jejaring sosial melalui tokoh masyarakat, aparat desa, dan forum-forum warga. Langkah ini diyakininya akan mencegah potensi gesekan yang bisa terjadi di tengah percepatan pembangunan.

“Kalau warga merasa dilibatkan sejak awal, mereka akan merasa memiliki. Itulah yang membuat pembangunan jadi lebih kuat dan berkelanjutan,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat agar pembangunan tidak hanya menghasilkan kemajuan fisik, tetapi juga memperkuat kohesi sosial.

“Pembangunan yang berhasil bukan hanya soal jalan dan gedung yang berdiri. Tapi juga soal apakah masyarakatnya makin kompak, saling percaya, dan merasa punya peran,” tegasnya.

Didik berharap pemerintahan baru di Kukar bisa menjadi contoh bagi daerah lain dengan mengedepankan pendekatan yang humanis, dialogis, dan menyentuh langsung kebutuhan warga. (Adv/RM)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments